Pembangunan Infrastruktur vs Pembangunan Manusia

Pembangunan Infrastruktur vs Pembangunan Manusia

CATEGORIES:

Saat ini pembangunan infrastruktur menjadi isu dan topik yang sangat hangat untuk diperdebatkan.

Isu yang paling sering diperbincangkan mengapa tidak membangun manusianya, lebih cenderung membangun infrastruktur yang tidak memiliki keuntungan bagi masyarakat. Pada sisi sebaliknya memandang membangun infrastruktur lebih penting.

Bagaikan pertanyaan telur dan ayam mana lebih dahulu ada?.

Mengaca dari penggalaman negara-negara yang telah sukses dalam mengambil sebuah keputusan seperti Thailand, Tiongkok. Maka keputusan untuk memilih membangun infrastruktur menjadi lebih baik.

Mungkin ini menjadi sebuah pertanyaan bagi sebagian besar orang. Mengapa infrastruktur?

Sangat sederhana jawabannya yaitu dengan terbentuknya infrastruktur diseluruh daerah, maka pemerataan dan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan di daerah masing-masing akan lebih tinggi, sehingga konsentrasi kesempatan kerja tidak terfokus pada area-area tertentu saja seperti saat ini seperti ibukota, area industrial areal.

Perpindahan hasil produksi akan lebih singkat dan cepat, sehingga biaya akan lebih rendah dan cepat sampai tujuan.

Bagaimana dengan pembangunan manusianya? Secara teori, dengan kemajuan sebuah kawasan akan secara tidak langsung akan memberikan kesempatan untuk masyarakat mereka untuk maju, karena mereka merasa mendapatkan kesempatan untuk maju.

Jika hanya melakukan pembangunan manusianya saja, pada kebanyakan orang-orang tersebut akan berpindah ke daerah lain maupun negara lain yang membutuhkan keahlian mereka. Jarang dari orang tersebut akan membangun daerah mereka sendiri, karena membutuhkan waktu yang lama dan tidak tersedianya kesempatan untuk mengimplementasikan keahlian mereka.

Jika berbenturan untuk memilih telur atau ayam, maka pilihlah yang dapat memberikan faedah untuk kemajuan bukan membuat sebuah keputusan untuk kepentingan pribadi.

LATEST POSTS

RFID Future or Ancient Tech

Mengenang pada saat pertama kali mengenal teknologi saat tinggal disebuah apartment saat kuliah di states tahun 95an. Seluruh fasilitas dilindungi menggunakan akses kartu. Bagi penghuni yang terdaftar akan mendapatkan sebuah kartu tersebut. Saat itu kita baru menggenal teknologi barcode atau magnetik, teknologi ini menjadi sebuah teknologi yang mewah. Mengapa menjadi teknologi yang mewah? Karena barcode […]

Diantara Kamera Manakah yang Terbaik?

Pada saat duduk santai disalah satu counter kamera milik seorang sahabat, datang seorang pembeli yang berkeinginan untuk melihat-lihat kamera yang ada. Dalam komunikasi yang ada mulai terjadi pembicaraan mana kamera yang terbaik FUJIFILM atau SONY. Pembeli tersebut sudah pernah mencoba dan melihat hasil dari FUJIFILM dan merasa nyaman dengan kamera tersebut. Namun, teman disekelilingnya menyarankan […]

Diantara Arabika dan Robusta

Beberapa kali mengajak teman atau saudara minum kopi bersama, baik pada saat giling-giling kopi sendiri maupun memesan kopi dari barista, selalu terbentuk komunikasi yang membicarakan antara kopi dengan asam lambung. Komunikasi yang sering terbentuk pada umumnya : kopi apa? Rasanya seperti apa? Pahit atau asam? Jawaban yang biasa saya jawab ya standard juga seperti o […]

Kena Hack?

Sering teman-teman menyebutkan account dirinya kena hack. Kadang kalanya sering terbentuk image yang negatif terhadap kata HACKER. Mungkin konotatif ini terbentuk akibat film-film yang menceritakan dan menjelaskan kejahatan seorang HACKER. Pada dunia IT, seorang HACKER masuk didalam hal yang positif, semisal menemukan peralatan untuk memanipulasi sebuah system atau menemukan kelemahan dari system yang ada lalu […]